KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI

Bersama Menjaga Kelestarian Alam.

KAMI ADA UNTUK BUMI

Menanti Orang yang Berani Berbuat bukan Hanya Berani Duduk dan Diam.

Dedikasi Untuk Kelestarian Alam

Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2013

Indonesia Merdeka ???

Tepat enam puluh delapan tahun lalu nenek moyang kita dari sabang sampai merauke berjuang demi sebuah kemerdekaan. Tak sedikit yang menjadi korban dan tak sedikit pula yang menjadi penghianat. Mereka yang menjadi saksi sejarah kelam kemerdekaan negara ini hanya mendapatkan penghargaan semu, dan sangat berbanding terbalik dengan cara negara lain memperlakukan pahlawan negara mereka.
Apakah Indonesia sudah merdeka?. Entahlah ketika setiap hari kita mengibarkan bendera merah putih diujung tiang, apakah kita sudah disebut merdeka ?. ketika kita tak tau menghargai orang-orang yang melahirkan negara ini, bagaimana mungkin negara ini bisa menghargai kita. Apakah kita tak takut durhaka?? Seperti anak yang tak menghargai orang tuanya.
Bagaimana cara kita mengisi kemerdekaan ini???. Apakah dengan merusak alam ini ?, ataukah dengan menyengsarakan si miskin dan membuncitkan si kaya?. Apakah dengan menjual pulau – pulau di Indonesia  ke pribadi atau negara luar?. Ataukah merubah negara presidentil  ini seolah olah menjadi negara kerajaan garis darah?. Mungkin itu hanya sebahagian kecil cara kita mengisi kemerdekaan yang banyak daratan dan lautannya tertumpah darah pahlawan.
Setelah enam puluh delapan tahun indonesia merdeka, apakah kita sudah sadar bahwa negara dan alam ini bukan warisan tapi titipan anak cucu?

                                
                                                                                                              NRA.059

Rabu, 17 Juli 2013

Tanah Suci Katanya...?


Lenyap sudah lelah yang kurasakan hari ini, Berganti kagum menatap keindahan yang terhampar luas didepan mata di atas puncak Bawakaraeng. Banyak cerita dan mitos yang kudengar tentang gunung  yang dianggap tanah suci bagi sebahagian orang ini. Sebuah cerita tak akan pernah terbentuk tanpa narasi dan kaitan yang jelas dengan masa lalu. Entahlah,,,

Hari kumenapaki jalan menuju puncak telah kutemui banyak keluarga bersama seorang guru spiritual yang dianggap oleh mereka mampu menghubungkannya dengan apa yang dipercayanya. 
Entah apa yang dipirkannya namun banyak hal aneh yang membuatku semakin penasaran betapa kuat kepercayaan mereka tentang gunung yang terdapat di Kabupaten Gowa ini, bahkan bayi imut yang tak tau apa-apa, si kakek yang harus dipapah menuju puncak tak pernah mengurangi semangat mereka. Mungkinkah ini tanah surga,,,? Tanah yang ketika kita telah menapaki puncak dan tempat pemujaannya maka kita akan di panggil Haji oleh golongan mereka.


Samar suara doa mulai terdengar ketika kaki ini mulai menapaki puncaknya. Kumelihat keramain tertunduk dan mengharu sembari berdoa di luar lingkaran sesajen yang menghampar teratur di atas singgasana puncak Bawakaraeng. Tak lazim namun itu yang terjadi, kepercayaan yang membutuhkan nyali tetap terjaga dan bersinergi dengan para pelancong yang ingin berwisata di gunung ini.  ( 059 )