KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI

Bersama Menjaga Kelestarian Alam.

KAMI ADA UNTUK BUMI

Menanti Orang yang Berani Berbuat bukan Hanya Berani Duduk dan Diam.

Dedikasi Untuk Kelestarian Alam

Selasa, 24 Maret 2015

MAHORPALA FIK UNM TINGKATKAN SDM MELALUI WORKSHOP

KoMa Online, Makassar—Mahasiswa Olahraga Pencinta Alam Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar (Mahorpala FIK UNM) gelar workshop Kepecinta Alaman yang di ikuti 30 peserta di Sekertariat Mahorpala, Jalan Wijaya Kusuma, Kampus Banta-Bantaeng, Selasa, (24/3/15).

Pembina Mahorpala FIK UNM, Syamsul Bahri mengatakan kegiatan ini untuk peningkatan Sumber daya Manusia (SDM) Anggota Mahorapala. Dan kata dia, terkhusus pada pengurus tentunya.

“Adapun materi yang dibawakan yakni tehnik persentase materi, manajemen pendidikan latihan (perekrutan) serta mengelola sistem pembelajaran,”kata Syamsul yang juga salah seorang pendiri organisasi ini kepada Koran Makassar Online.

Lebih lanjut, Icul sapaanya menuturkan, workshop tersebut berjalan hikmat. Sebab kata dia, antusias peserta workahop sangat terlihat. “Iya antusias pengurus dan anggota sangat terlihat, apalagi setelah penerimaan materi, peserta langsung dilatih untuk mengaplikasikan materi yang didapat misalnya TOT,”ungkapnya.

Icul berharap dengan kegiatan tersebut mampu memberikan edukasi positif bagi anggota Mahorpala. Dan kata dia, perihal tersebut, nantinya akan mampu memunculkan kader militan baik untuk umum dan terkhusus pada lingkup pecinta alam tentunya.

Sementara itu, Ketua Umum Mahorpala FIK UNM, Kharisma Endar Muchtar juga menambahkan bahwa dengan workshop ini, banyak manfaat yang mampu didapatnya.

“Banyak sekali manfaatnya terutama pada materi sistem pendidikan latihan (perekrutan), apalagi sistem ini cukup sensitif dalam lingkup kepecinta alaman contohnya maraknya kecelakaan pada saat perekrutan anggota muda yang imbasnya mampu menghilangkan nyawa,” imbuhnya

Dengan demikian, pada materi sistem pendidikan tersebut, Lanjut Pangrango (Sapaannya), ia diajarkan sistem pengkaderan yang lebih teratur dan termanajemen tentunya.

“Perihal ini, diharapakan mampu meminimalisir (antisipasi) kejadian-kejadian yang tidak di inginkan di lapangan pada saat pendidikan tentunya. Sehingga masyrakat dan mahasiswa mampu berpikir positif pada lingkup pecinta alam,”katanya.

Tidak hanya itu, perihal ini pun sangat membantu sistem kepengurusan. “Workshop ini sangat membantu terkhusus untuk pribadi dan untuk kepengurusan Mahorpala dalam hal pembentukan kualitas kaderisasi tentunya,”tuturnya.(Mm)

Sumber : Koran Makassar Online (24/03/2015)

Senin, 22 Desember 2014

DIKLATSAR XIII MAHORPALA

 Bergabung bersama kami dengan mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar XIII MAHORPALA FIK UNM.
 Buktikan bahwa anda termasuk orang-orang bernyali.
 NB: Pengambilan formulir dan info lengkap silahkan ke Camp MAHORPALA







 




Rabu, 23 April 2014

PERINGATAN HARI BUMI 2014

Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April membuat ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum MAPALA UNM menggelar aksi Long March menuju Jembatan Fly Over dan melakukan aksi kampanye damai untuk  peringati Hari Bumi di depan Menara Phinisi, Jl AP Pettarani, Makassar.

Aksi long march yang digelar ratusan mahasiswa pencinta alam yang tergabung dalam Forum MAPALA UNM ini mendapat apresiasi dari pihak kepolisian dan warga masyarakat karena tujuan aksi yang digelar ini dalam rangka mencabut ratusan paku yang tertancap di pohon sepanjang Jl AP Pettarani pasca Pemilu 9 April yang lalu dan mengajak seluruh warga untuk mencintai dan menjaga lingkungan yang merupakan sumber kehidupan manusia.

Dalam aksi kali ini Forum MAPALA UNM membagikan bunga mawar kepada para pengguna jalan. Bunga mawar yang dibagikan sebagai simbol kepedulian anggota Forum terhadap hari bumi. Tidak hanya sampai disitu, tidak adanya anggaran dari pihak unviersitas tidak membuat Forum MAPALA UNM kehabisan akal, di dalam kampus Forum Mapala UNM juga menghimbau agar mahasiswa dan pihak kampus lebih menjaga kebersihan, juga peduli dengan lingkungan yang ada di sekitar kampus dan membagikan tempat sampah ke beberapa tempat dan kantin yang ada di sektor Gunung Sari. Tempat sampah yang dibagikan adalah murni dari hasil kreativitas teman-teman Forum yang terbuat dari ban mobil kemudian diramu se-kreativitas mungkin.









Kamis, 29 Agustus 2013

Indonesia Merdeka ???

Tepat enam puluh delapan tahun lalu nenek moyang kita dari sabang sampai merauke berjuang demi sebuah kemerdekaan. Tak sedikit yang menjadi korban dan tak sedikit pula yang menjadi penghianat. Mereka yang menjadi saksi sejarah kelam kemerdekaan negara ini hanya mendapatkan penghargaan semu, dan sangat berbanding terbalik dengan cara negara lain memperlakukan pahlawan negara mereka.
Apakah Indonesia sudah merdeka?. Entahlah ketika setiap hari kita mengibarkan bendera merah putih diujung tiang, apakah kita sudah disebut merdeka ?. ketika kita tak tau menghargai orang-orang yang melahirkan negara ini, bagaimana mungkin negara ini bisa menghargai kita. Apakah kita tak takut durhaka?? Seperti anak yang tak menghargai orang tuanya.
Bagaimana cara kita mengisi kemerdekaan ini???. Apakah dengan merusak alam ini ?, ataukah dengan menyengsarakan si miskin dan membuncitkan si kaya?. Apakah dengan menjual pulau – pulau di Indonesia  ke pribadi atau negara luar?. Ataukah merubah negara presidentil  ini seolah olah menjadi negara kerajaan garis darah?. Mungkin itu hanya sebahagian kecil cara kita mengisi kemerdekaan yang banyak daratan dan lautannya tertumpah darah pahlawan.
Setelah enam puluh delapan tahun indonesia merdeka, apakah kita sudah sadar bahwa negara dan alam ini bukan warisan tapi titipan anak cucu?

                                
                                                                                                              NRA.059